Joachim Loew: Podolski Selalu Tersenyum dan Mencintai Sepak Bola

com -Lukas Podolski menjadi “aktor utama” pada laga Jerman versus Inggris. Dia mencetak gol kemenangan dalam laga terakhirnya berseragam tim nasional Jerman, Rabu (22/3/2017).
Jerman mengalahkan Inggris dalam partai persahabatan di Signal Iduna Park, Dortmund, berkat gol tunggal Lukas Podolski pada menit ke-69.
Penyerang berusia 31 tahun itu merampungkan masa bakti bagi timnas yang sudah dibelanya sejak 2004. Podolski berpamitan dengan catatan 130 penampilan dan 49 gol untuk Die Mannschaft.
Momen perpisahan menjadi sempurna karena gol Podolski tercipta melalui cara yang indah lewat tembakan jarak jauh sekitar 25 meter di depan gawang lawan.

Lukas Podolski was the last player remaining from Germany’s 2006 world cup squad. Nobody left now pic.twitter.com/DWYrxSWjSe
Bayern Germany (@iMiaSanMia) March 22, 2017
Terkait hal itu, pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, menyebut Podolski sebagai sosok teladan bagi semua pemain.
“Podolski selalu memperlihatkan sikap yang tepat. Dia selalu tersenyum dan sangat mencintai sepak bola. Sungguh hebat untuknya mencetak gol penentu ke gawang Inggris,” ucap Loew di situs Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Podolski tidak tampil penuh pada laga terakhirnya. Dia digantikan Sebastian Rudy pada menit ke-84. Sang pelatih membocorkan bahwa dirinya berniat menarik Podolski lebih awal.
Namun, saat jeda antarbabak, Podolski meminta agar Loew mengizinkannya bertahan di lapangan hingga beberapa menit sebelum peluit akhir. Keputusan itu punberbuah manis.
“Dia selalu menunjukkan determinasi 100 persen di lapangan, baik ketika dipasang sejak menit awal maupun sebagai pengganti. Dia selalu membawa pola pikir positif untuk tim,” kata Loew.
“Podolski selalu memperlakukan semua orang dengan rasa hormat. Hal itu adalah faktor yang sangat penting dalam tim mana pun,” ucap pelatih berusia 57 tahun itu.
PATRIK STOLLARZ/AFP Ekspresi pelatih Jerman, Joachim Loew, saat mendampingi timnya melawan Irlandia Utara, dalam laga Grup C Piala Eropa 2016 di Paris, Selasa (21/6/2016) waktu setempat.

Soal pertandingan, Loew mengaku pasukannya bermain gugup pada babak pertama. Inggris tak membiarkan Jerman melepas satu pun tembakan tepat sasaran dalam 45 menit awal.
Loew menilai hal itu berhubungan dengan keputusannya menurunkan banyak pemain muda, termasuk striker debutan, Timo Werner (21).
“Kami memakai struktur permainan seperti sekarang untuk kali pertama. Tim hanya menerapkannya dalam satu sesi latihan. Pada babak kedua, kami memanfaatkan ruang secara lebih baik. Para pemain muda kami berkembang,” kata Loew.
Dengan kemenangan 1-0 atas Inggris, juara Piala Dunia 2014 itu mencatatkan rekor tak pernah kalah dan minus kebobolan dalam tujuh laga terakhir di berbagai ajang.
Streaktersebutterbentang sejak kekalahan Jerman 0-2 oleh Perancis pada Piala Eropa 2016.
Selanjutnya, Die Mannschaft secara beruntun bertemu Finlandia (2-0), Norwegia (3-0), Ceko (3-0), Irlandia Utara (2-0), San Marino (8-0), Italia (0-0), dan kini Inggris (1-0). (Beri Bagja)

Former Arsenal player Lukas Podolski scores a screamer on his final appearance for Germany. pic.twitter.com/rVqqZ7Frv4
Arsenal (@AFCvideosHD) March 22, 2017

canbadge-c.com sbobet indonesia Sumber: Kompas.com